Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

News Flash

FORMULARIUM NASIONAL

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 328/MENKES/SK/VIII/2013 TENTANG FORMULARIUM NASIONAL

Link Download FORMULARIUM NASIONAL




Dalam rangka pendataan data dasar RS yang telah teregistrasi atau memiliki kode RS diharapkan untuk melakukan Updating melalui RS Online melelui www.buk.depkes.go.id

Link RS Online




SE No. HK.03.03/III/1397/2013 tentang Kewaspadaan Kasus Middle East Respiratory Coronavirus

Link Download




contoh surat-surat palsu

**Download Contoh Surat Palsu**




eMonevBUK

Bagi Satker yang belum melaporkan realisasi DAK triwulan II dimohon untuk segera mengisi melalui eMonevBUK. Pelaporan DAK Triwulan II akan ditutup bulan 1 Oktober 2013

Visitors Counter

Mulai Tanggal 11 Oktober 2010
191604
Today970
Yesterday1893
This Week9542
This Month2863
All Days1916040
Home
Menkes Melantik Kepala Badan PPSDM Kesehatan

KEMENKES – Pada tanggal 17 Oktober 2012 Menteri Kesehatan, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH melantik Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemenkes, dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor : 84/M Tahun 2012 tanggal 8 Oktober 2012.

Menkes menyampaikan manajemen SDM Kesehatan dimulai dari perencanaan yang terstruktur, pengadaan, pendayagunaan yang meliputi penempatan, pemanfaatan dan pengembangan karir SDM serta pembinaan dan pengawasannya. Kepada dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes diharapkan dapat bergerak lebih dinamis dan responsif, efesien dan efektif, serta lebih cepat dan tanggap, terhadap berbagai permasalahan di bidang perencanaan dan pendayagunaan SDM Kesehatan.

Menkes menambahkan dewasa ini, kita masih dihadapkan pada masalah penempatan SDM Kesehatan yang belum merata dan masalah retensinya di daerah. Di samping itu, profesionalisme dan mutu SDM Kesehatan tidak boleh diabaikan, karena kita saat ini sudah berada dalam era kompetisi dan era keterbukaan bidang jasa kesehatan. Selanjutnya, dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, kita dihadapkan pada tantangan berikutnya yaitu terwujudnya jaminan kesehatan semesta atau universal health coverage.

“Persiapan dalam pembiayaan, regulasi, fasilitas kesehatan, namun yang lebih penting lagi adalah terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan yang memadai dalam jumlah dan kualitas, serta terdistribusi secara merata. Untuk maksud tersebut harus tersedia Road Map pemenuhan tenaga kesehatan menyongsong implementasi BPJS Kesehatan pada tanggal 1 Januari 2014,” ungkap Menkes.

Menkes juga mengingatkan upaya kegiatan promotif dan preventif dalam Pembangunan Kesehatan. Untuk melaksanakan langkah ini kita harus melakukan pembenahan dari hulu ke hilir. Antara lain dengan mencetak tenaga kesehatan yang ahli di bidang promotif preventif dimulai dari pendidikan di Politeknik Kesehatan, dengan membuka program Diploma Promosi Kesehatan dan memberikan keterampilan tambahan di bidang promotif preventif melalui orientasi atau pelatihan.

Pada kesempatan itu, Menkes mengucapkan selamat kepada dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes atas jabatan baru, lakukan terobosan dan inovasi untuk sumber daya manusia di bidang pembangunan kesehatan.

**Berita ini disiarkan oleh Subbagian Hubungan Masyarakat Ditjen Bina Upaya Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon 021-5277734 atau alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it