Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

News Flash

FORMULARIUM NASIONAL

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 328/MENKES/SK/VIII/2013 TENTANG FORMULARIUM NASIONAL

Link Download FORMULARIUM NASIONAL




Dalam rangka pendataan data dasar RS yang telah teregistrasi atau memiliki kode RS diharapkan untuk melakukan Updating melalui RS Online melelui www.buk.depkes.go.id

Link RS Online




SE No. HK.03.03/III/1397/2013 tentang Kewaspadaan Kasus Middle East Respiratory Coronavirus

Link Download




contoh surat-surat palsu

**Download Contoh Surat Palsu**




eMonevBUK

Bagi Satker yang belum melaporkan realisasi DAK triwulan II dimohon untuk segera mengisi melalui eMonevBUK. Pelaporan DAK Triwulan II akan ditutup bulan 1 Oktober 2013

Visitors Counter

Mulai Tanggal 11 Oktober 2010
199727
Today1174
Yesterday2765
This Week3939
This Month3939
All Days1997274
Home BUKR BIMBINGAN TEKNIS AKREDITASI RS MENUJU PELAYANAN INTERNASIONAL, 24 Juni 2011
BIMBINGAN TEKNIS AKREDITASI RS MENUJU PELAYANAN INTERNASIONAL, 24 Juni 2011

JAKARTA – Indonesia saat ini memasuki era globalisasi dan persaingan pasar bebas. Untuk itu, guna menghadapi era ini diperlukan peningkatan mutu dalam segala bidang, yang salah satunya adalah peningkatan pelayanan yang bermutu di rumah sakit menuju kualitas pelayanan Internasional melalui akreditasi. Kita harus sadari bahwa dalam menjawab tantangan tersebut peningkatan kualitas pelayanan sangatlah penting agar rumah sakit mampu berkompetisi baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional.

 

 

Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan menuju pelayanan Internasional,pemerintah telah berperan pada penyusunan undang-undang, peraturan dan sistem yaitu dengan memperbaiki sistem penyelenggaraan akreditasi saat ini dengan upaya penyempurnaan akreditasi menuju akreditasi internasional. Salah satu upaya yang telah dilakukan Kementerian Kesehatan dalam penyempurnaan akreditasi menuju Internasional ini adalah penyusunan standar akreditasi baru yang sejalan dengan standar akreditasi Internasional. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga mengupayakan agar 6 rumah sakit kelas A di Indonesia dapat dijadikan model untuk terakreditasi Internasional oleh JCI pada tahun 2012. Selanjutnya diharapkan agar dalam jangka panjang KARS dapat terakreditasi dengan sistem Internasional oleh Lembaga Akreditasi Dunia (ISQua).

Untuk mempercepat pencapaian target rencana strategis Kementerian kesehatan RI dalam akreditasi, sebagai dasar hukum telah dikeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 417 Tahun 2011 tentang Komisi Akreditasi Rumah Sakit dan No. 418 tahun 2011 tentang susunan keanggotaan KARS pada masa bakti 2011 – 2014 dan selanjutnya dilakukan sosialisasi proses akreditasi Nasional dan Internasional melalui website.

 

 

Untuk mencapai keberhasilan akreditasi Internasional, pada kesempatan ini akan dilakukan bimbingan teknis bagi 6 RS yang dipersiapkan untuk akreditasi Internasional serta RS lain yang perlu mempersiapkan diri menuju standar Internasional dikemudian hari. Diharapkan bimbingan teknis ini dapat memberi manfaat yang bermakna dalam aplikasi akreditasi standar Internasional (JCI). Sebagai acuan, pada hari ini akan dipaparkan standar akreditasi menuju Internasional. Hal Ini yang di sampaikan Dirjen Bina Upaya Kesehatan pada acara Bimbingan Teknis Akreditasi RS Menuju Layanan Internasional.

Dalam Paparannya Dirjen Bina Upaya Kesehatan juga menyampaikan tentang Langkah-langkah menuju akreditasi RS adalah

  1. Pemantapan komitmen seluruh stakeholder,
  2. Pengumpulan informasi
  3. Sosialisasi kepada seluruh anggota organisasi
  4. Pembentukan pokja,
  5. Self assessment awal,
  6. Identifikasi kekurangan,
  7. Upayakan perbaikan berdasarkan hasil identifikasi,
  8. Lakukan assessment ulang,
  9. Bimbingan (bila perlu),
  10. Perbaikan-perbaikan sesuai hasil bimbingan,
  11. Lakukan self assessment ulang,
  12. Mengajukan survey akreditasi

Standar Akreditasi Rumah Sakit Menuju Internasional antara lain; Kelompok Standar Pelayanan berfokus pada Pasien, Kelompok Standar Manajemen Rumah Sakit, Sasaran Keselamatan Pasien Rumah sakit dan Sasaran Millenium Development Goals. Humas