Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

News Flash

FORMULARIUM NASIONAL

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 328/MENKES/SK/VIII/2013 TENTANG FORMULARIUM NASIONAL

Link Download FORMULARIUM NASIONAL




Dalam rangka pendataan data dasar RS yang telah teregistrasi atau memiliki kode RS diharapkan untuk melakukan Updating melalui RS Online melelui www.buk.depkes.go.id

Link RS Online




SE No. HK.03.03/III/1397/2013 tentang Kewaspadaan Kasus Middle East Respiratory Coronavirus

Link Download




contoh surat-surat palsu

**Download Contoh Surat Palsu**




eMonevBUK

Bagi Satker yang belum melaporkan realisasi DAK triwulan II dimohon untuk segera mengisi melalui eMonevBUK. Pelaporan DAK Triwulan II akan ditutup bulan 1 Oktober 2013

Visitors Counter

Mulai Tanggal 11 Oktober 2010
217075
Today1542
Yesterday3705
This Week5247
This Month75835
All Days2170754
Home
RSPAD Gatot Soebroto Menuju Pelayanan Akreditasi Internasional

 

JAKARTA – Rumah Sakit harus memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, anti diskriminasi, efektif dan berorientasi kepada kepentingan pasien dan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit, demikian arahan Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan, dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun RSPAD Gatot Subroto ke-61 (26/7).

 

Pada saat yang sama, mantan Kepala RSPAD itu menjadi saksi komitmen “RSPAD Menuju Rumah Sakit Standar Internasional” dari segenap pimpinan, staf medis dan seluruh karyawan RSPAD Gatot Subroto bertekad meraih Akreditasi Internasional dari Joint Commision Internasional (JCI) pada Tahun 2012.

Sebagaimana telah diamanatkan Pasal 40 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit bahwa Pemerintah maupun swasta berupaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dengan memenuhi standar yang ditentukan, ”Kementerian Kesehatan memberlakukan standar mutu, melalui program akreditasi rumah sakit wajib dilakukan secara berkala minimal 3 tahun,” ungkap Dirjen.

Menurut Dirjen, perhatian Pemerintah terhadap akreditasi di Indonesia sangatlah besar, salah satunya dengan peningkatan pelayanan yang bermutu di rumah sakit menuju kualitas pelayanan Internasional. Pemerintah telah menyusun undang-undang, peraturan dan sistem penyelenggaraan standar akreditasi Internasional.

Saat ini, Kementerian Kesehatan memprioritaskan untuk 7 (tujuh) rumah sakit kelas A di Indonesia dijadikan model akreditasi Internasional oleh JCI tahun 2012. Humas