Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

News Flash

FORMULARIUM NASIONAL

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 328/MENKES/SK/VIII/2013 TENTANG FORMULARIUM NASIONAL

Link Download FORMULARIUM NASIONAL




Dalam rangka pendataan data dasar RS yang telah teregistrasi atau memiliki kode RS diharapkan untuk melakukan Updating melalui RS Online melelui www.buk.depkes.go.id

Link RS Online




SE No. HK.03.03/III/1397/2013 tentang Kewaspadaan Kasus Middle East Respiratory Coronavirus

Link Download




contoh surat-surat palsu

**Download Contoh Surat Palsu**




eMonevBUK

Bagi Satker yang belum melaporkan realisasi DAK triwulan II dimohon untuk segera mengisi melalui eMonevBUK. Pelaporan DAK Triwulan II akan ditutup bulan 1 Oktober 2013

Visitors Counter

Mulai Tanggal 11 Oktober 2010
164460
Today1050
Yesterday2991
This Week13573
This Month48608
All Days1644603
Home
RSK dr. Sitanala Tangerang Akan Lakukan Kajian Berbasis Program Prioritas

TANGERANG – Setiap rumah sakit wajib melakukan kajian berbasis program prioritas terhadap tugas pokok utama rumah sakit, bentuklah tim untuk melakukan analisis sesuai dinamika dan tuntutan customer, demikian yang disampaikan Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan, dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS saat memberikan sambutan pada HUT RSK dr. Sitanala Tangerang ke-60 (28/07).

 

drg. Liliana Lazuardy, M.Kes selaku Direktur Utama RSK dr. Sitanala Tangerang merencanakan tahun 2012 akan melanjutkan pembangunan gedung E, yaitu gedung emergency yang difungsikan sebagai pendukung pelayanan kusta maupun pelayanan umum, mengingat amino masyarakat tinggi akan peningkatan pelayanan di RSK dr. Sitanala Tangerang.

Direktur Jenderal menambahkan rumah sakit tidak perlu mewah, yang penting mutu pelayanan, SDM, fasilitas dari alat kesehatan sampai dengan lingkungan yang asri akan membuat masyarakat merasa nyaman berada di rumah sakit. “jangan pernah menolak pasien, berikan pelayanan secara optimal untuk kasus-kasus yang ada, sejauh tidak meninggalkan tugas pokoknya” ungkap Dirjen.

Keberadaan RS Khusus Kelas A ini, sangat dibutuhkan dan terus dikembangkan. Saat ini prevalensi kusta di Indonesia berhasil diturunkan sebesar 81 persen dari 107.271 penderita pada 1990 menjadi 21.026 penderita pada 2009. Sementara pada 2010, terdapat 10.706 penderita dengan jumlah kasus 20.329.

Akhir acara, Dirjen menyerahkan secara simbolik piagam penghargaan satya lencana karya satya kepada pegawai RSK dr. Sitanala Tangerang yang mencapai masa kerja 20 tahun dan 30 tahun. Humas

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner