Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

News Flash

FORMULARIUM NASIONAL

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 328/MENKES/SK/VIII/2013 TENTANG FORMULARIUM NASIONAL

Link Download FORMULARIUM NASIONAL




Dalam rangka pendataan data dasar RS yang telah teregistrasi atau memiliki kode RS diharapkan untuk melakukan Updating melalui RS Online melelui www.buk.depkes.go.id

Link RS Online




SE No. HK.03.03/III/1397/2013 tentang Kewaspadaan Kasus Middle East Respiratory Coronavirus

Link Download




contoh surat-surat palsu

**Download Contoh Surat Palsu**




eMonevBUK

Bagi Satker yang belum melaporkan realisasi DAK triwulan II dimohon untuk segera mengisi melalui eMonevBUK. Pelaporan DAK Triwulan II akan ditutup bulan 1 Oktober 2013

Visitors Counter

Mulai Tanggal 11 Oktober 2010
190995
Today326
Yesterday1527
This Week3459
This Month63235
All Days1909957
Home
Pertemuan Sosialisasi Data dan Informasi Centre For Case-Mix Tahap III

 

Surabaya – Kali ini kota Surabaya menjadi lokasi diselenggarakannya acara Workshop Tahap Ketiga Pertemuan Sosialisasi Data dan Informasi Centre For Case-Mix yang diadakan pada tanggal 22 – 24 September 2011.

Acara workshop ini dibuka oleh dr. Bambang Wibowo, Sp.OG, selaku Wakil Ketua Centre For Case-Mix & Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang, didampingi oleh DR. dr. Anang Tribowo, SPM (K) - Wakil Ketua Center For Case-Mix & Ketua Komite Medik RS Dr. Mohammad Hoesin Palembang, Dr. Amrizal Muhammad Nur - Nara Sumber dari United Nation University-International Institute for Global Health (UNU-IIGH) Malaysia dan Suripto, SE, MARS – Tim Costing Case-Mix & Direktur Keuangan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Malang. Pelatihan ini dihadiri kurang lebih 120 peserta yang diantaranya berasal dari Tim Case-Mix, Rumah Sakit Vertikal (Umum dan Khusus), PT. ASKES, PT. JAMSOSTEK.

 

 

Sistem Case-Mix merupakan suatu sistem pengelompokkan pasien berdasarkan kemiripan karakteristik klinis dan homogenitas sumber daya yang digunakan, dimana sistem ini dinilai mampu mengestimasi untuk menyediakan pelayanan kesehatan di rumah sakit sesuai dengan kondisi pasien secara efektif dan efisien. Sistem ini akan menghindari penggunaan alat kedokteran canggih secara berlebihan, serta pemberian obat-obat yang tidak perlu. Dengan sistem yang berbasis teknologi informasi ini diharapkan dapat memberikan keadilan dan transparansi bagi pihak pemberi dan pengguna jasa pelayanan kesehatan, terutama pelayanan di rumah sakit yang bekerjasama menyelenggarakan Jamkesmas.

Kegiatan workshop pertama dan kedua yang telah dilaksanakan sebelumnya dan telah disampaikan mengenai pengenalan dasar INA-CBGs dan Software UNU Grouper serta pelatihan pengumpulan dan analisa data koding.

Target utama dalam implementasi INA-CBGs yang dilaksanakan selama 2 tahun ini adalah tersedianya local norm serta tarif yang baru. Data costing yang merupakan komponen penting dalam pembentukan tarif harus dipahami secara seksama baik dalam pengumpulan data, analisa dan evaluasinya. Sehingga akan terbentuk suatu tarif yang rasional bagi semua pihak.


Maksud dan tujuan dari workshop tahap ketiga ini adalah agar peserta pelatihan akan mampu mengembangkan keterampilan untuk mengumpulkan, mengevaluasi dan menganalisis data Costing Rumah Sakit, terutama di rumah sakit masing-masing. Dan peserta dapat memahami mengenai data costing yang dikumpulkan selama pelaksanaan Case-Mix.

 

Wakil Ketua Centre For Case-Mix menyambut gembira kegiatan workshop kali ini karena tim panitia mendatangkan langsung Konsultan Case-Mix beserta timnya dari Malaysia dan pada kesempatan itupun dr. Bambang menyampaikan agar momen ini betul-betul dimanfaatkan untuk bertanya, berdiskusi dan menggali informasi serta menambah wawasan sehingga pada saat penerapannya nanti para peserta tidak akan mengalami kesulitan. Humas