Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

News Flash

FORMULARIUM NASIONAL

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 328/MENKES/SK/VIII/2013 TENTANG FORMULARIUM NASIONAL

Link Download FORMULARIUM NASIONAL




Dalam rangka pendataan data dasar RS yang telah teregistrasi atau memiliki kode RS diharapkan untuk melakukan Updating melalui RS Online melelui www.buk.depkes.go.id

Link RS Online




SE No. HK.03.03/III/1397/2013 tentang Kewaspadaan Kasus Middle East Respiratory Coronavirus

Link Download




contoh surat-surat palsu

**Download Contoh Surat Palsu**




eMonevBUK

Bagi Satker yang belum melaporkan realisasi DAK triwulan II dimohon untuk segera mengisi melalui eMonevBUK. Pelaporan DAK Triwulan II akan ditutup bulan 1 Oktober 2013

Visitors Counter

Mulai Tanggal 11 Oktober 2010
199493
Today1603
Yesterday2050
This Week1603
This Month1603
All Days1994938
Home
Menkes Lantik Pejabat Eselon I dan II Kemenkes RI

KEMENKES – Pejabat Eselon I, dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS., dilantik menjadi Sekretaris Jenderal dan Prof. Dr. dr. Akmal Taher, Sp.U(K) menjadi Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Parameter yang digunakan dalam pengisian jabatan adalah kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas, pendidikan pelatihan serta pengabdian dan komitmen para calon pejabat pada tugas Negara. Demikian yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, pada upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Eselon I dan II di Lingkungan Kementerian Kesehatan RI tanggal 1 Februari 2013. Pada kesempatan tersebut, Menkes RI mengangkat 21 orang Pejabat Eselon II di lingkungan Kemenkes.

Sebanyak 13 orang Pejabat Eselon II dari lingkungan Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan (BUK), yaitu : dr. Czeresna Heriawan Soejono, Sp.PD, sebagai Direktur Utama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta; Dr. dr. Ratna Dwi Restuti, Sp.THT-KL(K), sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta; dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH, sebagai Direktur Utama RSUP Persahabatan Jakarta; dr. Harry Trimurjatno, MM sebagai Direktur Utama RS Paru Dr. Ario Wirawan Salatiga; Nurhayati, SE, MARS, sebagai Direktur Keuangan RSUP Fatmawati Jakarta; dr. Ari Muhandari, Sp.KK, sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendidikan RSAB Harapan Kita Jakarta; dr. Didi Danukusumo, Sp.OG (K), sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RSAB Harapan Kita Jakarta; dr. Lukmanul Hakim Nasution, Sp.KK, sebagai Direktur RSUP H. Adam Malik Medan; dr. Purnamawati, MARS, sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendidikan RSUP H. Adam Malik Medan; dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K) KIC, sebagai

Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional Jakarta; dr. Andi Basuki Prima Birawa, Sp.S, sebagai Direktur Pelayanan RS Pusat Otak Nasional Jakarta; drg. Sophia Hermawan, M.Kes, sebagai Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Penelitian RS Pusat Otak Nasional Jakarta; Drs. Syamsuri, MM, sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi Umum RS Pusat Otak Nasional Jakarta. Di lingkungan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL), Menkes RI mengangkat 7 orang Pejabat Eselon II, yaitu : dr. H. M. Subuh, MPPM, sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal; dr. Slamet, MPH, sebagai Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung; dr. H. Andi Muhadir, MPH, sebagai Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang; dr. Desak Made Wismarini, MKM, sebagai Direktur Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra; dr. H. lucky Tjahjono, M.Kes, sebagai Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar; Zainal Ilyas Nampira, SKM, M.Kes, sebagai Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya; dr. Hari Santoso, SKM, M.Epid, sebagai Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Yogyakarta.

Menkes RI menaruh harapan besar kepada jajaran Direksi Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta sebagai unit baru di lingkungan Kementerian Kesehatan, dapat menjadi pionir dalam mengembangkan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta dan memenuhi target menjadi Center of Excellence yang di dalamnya ada Advance Clinical Restoration and Rehabilitation, Education and Training, Basic Clinical and Comprehensive Research, Product Development, Community Policy Development serta melaksanakan amanat Permenkes Nomor 659/Menkes/Per/VIII tahun 2009 untuk mewujudkan World Class Hospital. Secara khusus, Menkes memberikan ucapan selamat kepada Prof. Akmal Taher sebagai Dirjen BUK yang merupakan unsur pelaksana yang membawahi banyak satuan kerja di kantor pusat maupun di unit pelaksana teknis. Meneruskan program-program upaya promotif dan preventif baik di pelayanan kesehatan dasar maupun pelayanan kesehatan rujukan yang telah dilaksanakan selama ini dibawah kepemimpinan dr. Supriyantoro. Termasuk berbagai terobosan yaitu pelaksanaan E-Planning, E-Monev, E-DAK, SIRS Online, Registrasi RS Online, Percepatan Proses Hibah Barang & Jasa, serta Monitoring Kinerja Indikator Inpres dan Rencana Aksi Nasional.

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it