Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

News Flash

FORMULARIUM NASIONAL

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 328/MENKES/SK/VIII/2013 TENTANG FORMULARIUM NASIONAL

Link Download FORMULARIUM NASIONAL




Dalam rangka pendataan data dasar RS yang telah teregistrasi atau memiliki kode RS diharapkan untuk melakukan Updating melalui RS Online melelui www.buk.depkes.go.id

Link RS Online




SE No. HK.03.03/III/1397/2013 tentang Kewaspadaan Kasus Middle East Respiratory Coronavirus

Link Download




contoh surat-surat palsu

**Download Contoh Surat Palsu**




eMonevBUK

Bagi Satker yang belum melaporkan realisasi DAK triwulan II dimohon untuk segera mengisi melalui eMonevBUK. Pelaporan DAK Triwulan II akan ditutup bulan 1 Oktober 2013

Visitors Counter

Mulai Tanggal 11 Oktober 2010
190801
Today1513
Yesterday1471
This Week1513
This Month61289
All Days1908011
Home
WORKSHOP NASIONAL PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT, ICU & KAMAR OPERASI DI RUMAH SAKIT

Bandung - Workshop Nasional Penerapan Standar Pelayanan Keperawatan Gawat Darurat, ICU dan Kamar Operasi di Rumah sakit yang di laksanakan di Bandung pada tanggal 19 Agustus 2010 dibuka oleh Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik, Dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS. Acara tersebut juga dihadiri beberapa Rumah Sakit baik RS UPT maupun RS Daerah serta dari Kelompok Profesi.

 

Dalam sambutannya Dirjen Bina Pelayanan Medik menyebutkan sesuai dengan rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2010-1014 pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan keseadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.

Didalam Program Pembinaan Upaya Kesehatan, salah satu tugas kementerian kesehatan adalah Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Dalam UU RI No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit dinyatakan bahwa Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna (promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif) yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. Pelayanan keperawatan sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan berperan penting dalam upaya pencapaian target pembangunan kesehatan seperti tertuang dalam Undang-undang Kesehatan No. 36 tahun 2009 pasal 63 ayat (3) bahwa pengendalian, pengobatan dan atau perawatan dapat dilakukan berdasarkan ilmu kedokteran dan ilmu keperawatan atau cara lain yang dapat dipertanggungjawabkan kemamfaatan dan keamanan dan ayat (4) bahwa pelaksanaan pengobatan dan atau pearwatan berdasarkan ilmu kedokteran dan atau ilmu keperawatan hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu.

Dikatakan juga keperawatan sebagai profesi dan perawat sebagai tenaga profesional bertanggung jawab meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit, memulihkan dan mengurangi kesakitan yang diberikan sesuai dengan kompetensi dan kewenangan yang dimiliki secara mandiri maupun bekerjasama dengan anggota tim kesehatan lain, sehingga mutu pelayanan keperawatan dapat dicapai dan ditingkatkan.

Namun demikian disadari bahwa pelayanan keperawatan yang ada saat ini masih belum mencapai kualitas yang diharapkan. Hal ini dapat terjadi karena antara lain, belum semua jenis pelayanan keperawatan memiliki standar, prosedur dan kriteria serta aspek pendidikan masih sangat variatif, kompetensi masih perlu peningkatan dan penerapan keperawatan profesional belum maksimal. Di era Pasar bebas dan Liberalisasi,tantangan utama saat ini dan masa mendatang adalah meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif di sektor keperawatan. Untuk itu Tenaga Keperawatan harus kompeten dan memiliki daya saing tinggi secara regional maupun global

Adapun materi yang disampaikan antara lain :

  1. Tatalaksana Pelayanan Kamar Operasi yang berkaitan dengan keselamatan pasien. 
  2. Tatalaksana Pelayanan Gawat Darurat di Rumah Sakit. 
  3. Tatalaksana Pelayanan ICU di Rumah Sakit 
  4. Draft standar Pelayanan Keperawatan Gawat Darurat 
  5. Draft standar Pelayanan Keperawatan ICU 
  6. Draft Standar Pelayanan Keperawatan Kamar Operasi 
  7. Petunjuk Pelaksanaan Uji Coba Standar Pelayanan Keperawatan : Gawat Darurat, ICU dan Kanker. Hasil Uji Coba Penerapan Standar Pelayanan Keperawatan : Gawat Darurat, ICU dan Kamar Operasi. 

Dirjen Bina Pelayanan Medik menyambut baik upaya Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan yang telah menyusun Standar Pelayanan Keperawatan : Gawat Darurat, ICU dan Kamar operasi di rumah sakit sebagai salah satu indikator dalam memberikan pelayanan keperawatan di rumah sakit. Humas